Artikel

UPACARA ADAT TAMPA KAYA

10 Juni 2020 08:52:07  Administrator  36.156 Kali Dibaca 

                UPACARA ADAT TAMPA KAYA

              

Tampa kaya, atau ada juga yang menyebut adat Kacar-kucur adalah salah satu rangkaian didalam upacara panggih temanten yang masih dilestarikan di Daerah Istimewa Yogyakarta terutama di pedesaan yang masih kental dengan seni budaya  Jawa

Upacara adat Tampa kaya ini dilakukukan oleh warga Yogyakarta semenjak budaya temantenan ( tepatnya tahun berapa penulis /narasumber tidak tahu) yang berasal dari dalam keraton mulai diakukan juga oleh kalangan masyarakat umum sampai sekarang

Begitu pula di Kalurahan Tuksono,Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulonprogo, upacara adat ini masih sering ditemui dalam rangkaian upacara panggih temanten, dipandu oleh seorang dukun manten

Upacara adat ini menjadi sangat menarik karena dilakukan oleh seorang dukun temanten dengan suara  khas  jawa yang lantang  sebagaimana seorang nenek yang menasehati kepada cucunya bahwasanya setelah seorang laki-laki dan perempuan mengikat  janji dalam sebuah  pernikahan yang sah secara agama dan negara, seorang suami wajib memberikan nafkah (baik secara materi dan batin) kepada istrinya, begitu pula seorang istri harus menerima nafkah dari suami dengan penuh ikhlas dan syukur, serta bisa menggunakan sebagaimana mestinya

Mengapa harus seorang dukun temanten dan bukan seorang perias manten yang melakukan upacara adat ini/? Karena seorang dukun temanten ( mbah dukun ) dianggap sebagai seorang tua yang sudah mumpuni terutama dalam hal upacara adat, sedangkan perias temanten dianggap lebih muda dan belum tepat untuk menjadi seorang dukun temanten (kecuali seorang perias yang memang sudah bantas ilmunya tentang upacara adat

Dalam upacara adat ini menggunakan beberapa perlengkapan/ uborampe sebagai media perlambang atau pralampita antara lain : kacang tanah, jagung, kedelai, canthel (atau semacam beras merah atau sagu ), benguk, gabah, uang receh, kembang setaman ( kalau yang gagark Surakata ditambah dengan beras kuning, kunir diiris-iris kecil

Dari beberapa perlengkapan atau uborampe tersebut  bisa dijelaskan bahwa sebagai lambang seorang pria /suami harus memberikan nafkah kepada perempuan/ istri berujut uang adalah hasil kerja dan bisa juga berupa hasil kebun dan sawah hasil dari bercocok tanam

Tata cara tampa kaya itu sendiri yaitu si pengantin pria berdiri dengan membawa buntalan uborampe tersebut dan ditumpahkan (disokke ) diatas kain yang sudah dipersiapkan dan sudah dipegang oleh pengantin putri , nah sambil pengantin pria menumpahkan uborampe tersebut mbah dukun segera mengucapkan semacam japa mantra dalam bahasa jawa sebagai berikut :

Kyai Ambar sejatimaringaken kaya dhumateng Nyai Ambar sejati, sook glogook tamapanono kayane garwamu ya nduk yaaa....(hadirin menjawab giiihh...secara serempak } Kacang kawak,dhele kawak, canthel kawak, jagung kawak,pari kawak,kabeh-kabeh sarwo kawak ya ndhuk yaaaa ( giiih...) Sing gemi sing nastiti,ngati-ati,pari sewuli kanggokna sesasi, pari sejatha kanggokna sedina ya ndhuk yaaa ( giiih.... )Yen turah dicelengi,dinggo tuku kebo sapi, dinggo gawe omah loji, ning aja dinggo judi yo mas yaaa ..(giiih....) Ucur-ucur kembange  kencur, mbiyen dudu sapa-sapa saiki dadi sedulur,

 

Kemudian pengantin putri dengan dibantu oleh mbah dukun membngkus dengan ,megikatkan kain yang berisi  uborampe tersebut dan dititipkan kepada ibu pengantin perempuan

 

 

Narasumber :

Endang Bathari Anggota Harpi Melati Kulonprogo

Gbr : https://www.pinterest.ca/pin/831054937474762455/

#mamiklouw

 

 

 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Wilayah Kalurahan

Aparatur Kalurahan

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Kalurahan


Alamat : Jalan Raya Tuksono No 29,Karang, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo
Kalurahan : TUKSONO
Kapanewon : SENTOLO
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55664
Telepon :
Email : tuksonokulonprogo@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:153
    Kemarin:363
    Total Pengunjung:41.165
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:44.201.99.222
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

10 Juni 2020 | 36.156 Kali
UPACARA ADAT TAMPA KAYA
27 Maret 2019 | 35.946 Kali
SITUS DESA TUKSONO
06 Maret 2019 | 35.901 Kali
Profil Wilayah Desa
27 Maret 2019 | 35.882 Kali
KESENIAN DESA TUKSONO
09 April 2019 | 35.845 Kali
Permohonan Informasi
08 Januari 2019 | 35.838 Kali
Sejarah desa
06 Maret 2019 | 35.817 Kali
Pemerintah desa

Statistik SID