Tuksono — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalurahan Tuksono ke-79, Pemerintah Kalurahan Tuksono menggelar kegiatan Mujahadah dan Doa Bersama pada Jum’at, 09 Januari 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di Balai Kalurahan Tuksono. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun dan merintis Kalurahan Tuksono.
Acara mujahadah dihadiri oleh Lurah dan pamong kalurahan, Bamuskal, LPMK, Karang Taruna, Rois, warga Magersari, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya kebersamaan dan kekompakan warga dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan tradisi Kalurahan Tuksono.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Lurah Tuksono yang menyampaikan pentingnya mengenang jasa para pendahulu serta memohon keberkahan bagi kalurahan agar senantiasa diberi kemajuan, ketentraman, dan kesejahteraan.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan zikir dan tahlil yang dipimpin oleh Kyai Ahmad Syaifudin. Dengan penuh kekhusyukan, para peserta mujahadah memanjatkan doa bagi para leluhur dan warga Kalurahan Tuksono yang telah wafat, agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa juga dipanjatkan untuk keberlangsungan pembangunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat Tuksono.
Mujahadah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Kalurahan (HJT) ke-79, yang sebelumnya telah diawali dengan kegiatan Nyekar ke makam para leluhur. Melalui rangkaian kegiatan ini, Kalurahan Tuksono tidak hanya merayakan bertambahnya usia, tetapi juga meneguhkan jati diri sebagai kalurahan yang menjunjung tinggi nilai spiritual, sejarah, dan kebersamaan.
Dengan terselenggaranya mujahadah ini, diharapkan seluruh masyarakat Kalurahan Tuksono semakin solid dalam melangkah ke masa depan tanpa melupakan jasa dan perjuangan para pendahulu. Semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Tuksono yang lebih maju, religius, dan sejahtera.