You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa TUKSONO
Logo Desa TUKSONO
TUKSONO

Kec. SENTOLO, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

Upacara Adat Tradisi Baritan Padukuhan Gunungduk 2026, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

Administrator 26 Juli 2026 Dibaca 2 Kali

 

Gunungduk, Tuksono 26 Jul 2026 – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Pelataran Sendang Klampok Padukuhan Gunungduk pada penyelenggaraan Upacara Adat Tradisi Baritan Tahun 2026. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini kembali menjadi momentum bagi masyarakat untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga melalui doa bersama dan kenduri.

Acara diawali dengan sambutan Dukuh Gunungduk, Joko Heriyanto, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.

Joko Heriyanto menjelaskan bahwa tradisi Baritan merupakan ungkapan rasa syukur warga, khususnya masyarakat RT 17 Padukuhan Gunungduk, atas limpahan rezeki dan hasil usaha yang telah diberikan Allah SWT, baik dari sektor pertanian, perdagangan, maupun peternakan. Menurutnya, tradisi ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus memohon keberkahan agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang melimpah.

Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Baritan akan berlanjut pada siang hari dengan Pentas Jathilan serta Seni Tari Gambyong sebagai bentuk pelestarian seni budaya tradisional yang menjadi identitas masyarakat Jawa.

Sementara itu, Lurah Tuksono, Zainuri, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Gunungduk yang mampu menyelenggarakan tradisi Baritan meskipun dengan anggaran yang terbatas. Menurutnya, keterbatasan dana bukanlah penghalang ketika masyarakat memiliki kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap budaya serta kehidupan sosial di lingkungannya.

Zainuri berharap, melalui pelaksanaan Baritan ini seluruh masyarakat memperoleh keberkahan, menjadi pribadi yang bersih lahir dan batin, serta segala doa dan harapan yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Panewu Sentolo, Armawati, S.Sos., M.Si, yang menyampaikan bahwa tradisi Baritan merupakan cerminan kuatnya nilai gotong royong masyarakat. Selain menjadi wadah berkumpul dan berdoa bersama, kegiatan ini juga memiliki makna penting sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang telah diberikan.

Melalui pelaksanaan Upacara Adat Tradisi Baritan, masyarakat Padukuhan Gunungduk kembali menunjukkan bahwa kearifan lokal bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga menjadi perekat persatuan, penguat nilai kebersamaan, serta pengingat pentingnya menjaga tradisi sebagai bagian dari jati diri masyarakat.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan